BP Batam And Government Of Batam Should Lose Individual Interest

The Building Of BP Batam


Berkaca dari sebuah kapal yang memiliki dua mesin dan sedang berlayar di lautan luas, yakinlah bahwa kapal tersebut akan cepat sampai ke hulu jika berada di posisi yang sama. Begitu juga dengan kota Batam. Kota industri dan penyumbang pundi-pundi rupiah terbesar kepada negara yang memiliki dua sistim pemerintahan. Jika kedua pemerintah di Batam bisa "akur", maka Batam akan semakin maju lagi.

Reflecting from a ship that has two engines and sailing in a vast ocean, trust that the ship will reach upstream quickly if the engines have the same position. It is same with Batam. Industrial city and the biggest rupiah coffers donors to countries with this two government systems. If the two governments in Batam can "get along", then Batam will be more advanced again.




Saat ini kota Batam telah menghadapi berbagai konflik. Perekonomian di Batam sedang lesu, banyak industri yang katanya tutup, pengangguran merajalela, investasi menurun, dan sebagainya. Sebagian orang menyimpulkan bahwa itu kesalahan dari BP Batam. Begitu juga dengan pemerintah kota Batam yang "indikasinya" terkesan menyalahkan badan yang sebelumnya bernama Otorita Batam.


Nowadays, Batam has faced various conflicts. The economy in Batam is sluggish, many industries are said to be closed, unemployment is rampant, investment declines, and so on. Some people concluded that it is a mistake from Badan Pengusahaan BP Batam. And also with Government of Batam "indication" impressed to blame the authority which previously named Batam Authority.




Kalau ditelaah dari awal, penyebab kedua pemerintahan ini bersengketa karena adanya kekuatan rasa sombong antar kubu masing-masing. Keduanya beranggapan memiliki "power" dalam mengatur kota Batam. Selain itu, masalah alokasi lahan juga menjadi bagian terpenting untuk mengatur agar keduanya rujuk kembali. Padahal pemerintah RI telah mengamanatkan agar lahan di Batam dikendalikan oleh BP Batam.


When examined from the beginning, the causes of these two governments disputes because of the power of arrogance between the respective camps. Both of them thought to have "power" in managing Batam. In addition, land allocation issues are also the most important part of arranging for both to reconcile. Whereas the Government of Indonesia has mandated that the land in Batam is controlled by BP Batam.




Di Batam, seluruh lahan menggunakan sistim hak guna pakai. Jika ada orang yang mau memanfaatkan lahan, selain membayar alokasinya, mereka juga harus membayar uang wajib tahunan otorita selama 30 tahun. Jika kita mau merenung, hal ini dilakukan untuk kebaikan Batam dan Indonesia. Kenapa? Karena Batam yang dipetakan sebagai kota industri, berbatasan langsung dengan negara di Asia.

In Batam, all the land uses the right to use system. If anyone wants to use the land, in addition to paying for the allocation, they also have to pay the mandatory annual for 30 years. If we want to reflect, this is done for the good of Batam and Indonesia. Why? Because Batam is mapped as an industrial city, directly adjacent to the country in Asia.




Itu berarti jika diberlakukan hak milik, maka orang asing yang memiliki usaha di Batam bisa menguasai kota Batam. Begitu juga dengan adanya hak guna pakai maka akan bisa memasukan pundi Rupiah bagi negara.

That means if the property is imposed, then the foreigner who owns a business in Batam can control Batam. Likewise with the right to use it will be able to enter the rupiah coffers for the country.




Tapi lucunya, banyak masyarakat di Batam yang tidak menyadari hal itu. Mereka meminta agar uwto dihapuskan dan lahan dijadikan sebagai hak milik. Padahal peraturan dalam masalah lahan sudah ada dalam undang-undang dan sudah direncanakan sebelumnya oleh pimpinan pertama Otorita Batam.

But so funny, many people in Batam are not aware of it. They requested that mandatory annual be abolished and land used as property rights. Whereas the regulations on land issues already exist in the law and have been planned before by the first leader of the Batam Authority.




Pimpinan pertama Otorita Batam yang juga presiden RI ketiga, Prof B.J Habibie sudah memiliki rencana yang bagus untuk perkembangan Batam. Kota industri ini nantinya diramal bisa mengalahkan Singapura. Dan rencana tersebut ternyata berakhir dengan adanya pergantian pimpinan yang baru. Beberapa sistim kepemimpinan yang terkesan tampak amburadul.


The first leader of Batam Authority who was also the third president of Indonesia, Prof B.J Habibie already has a good plan for the development of Batam. This industrial city will be predicted to beat Singapore. And the plan turned out to end with a change of leadership of the new. Some leadership systems seem impressed.




Saat datang ke Batam, bocah udik melihat bahwa kepemimpinan BP Batam yang sebelumnya identik dengan uang. Setiap mengurus segala ijin yang berkaitan dengan lahan, pasti berakhir dengan uang. Yang lucunya dalam satu lahan, terdapat dua atau tiga pemilik lahan. Permasalahan itu selalu saja terjadi.


When came to Batam, bocah udik saw that the leadership of BP Batam previously synonymous with money. Every take of any permits which was related to the land, must end up with money. The funny thing is in one land, there are two or three land owners. That problem always happens.




Seiring berjalannya waktu, terjadilah perombakan sistim kepemimpinan BP Batam. Semuanya terlihat sudah jauh lebih baik dibandingkan dengan yang sebelumnya. Tidak itu saja, terkadang bocah udik bertanya kepada pegawai di BP Batam tentang kepemimpinan yang baru. Mereka menjawab bahwa jauh lebih baik dari yang sebelumnya.

Time has changed, there was a reshuffle of BP Batam leadership system. Everything looks much better than the previous one. Not only that, sometimes bocah udik asked the staff at BP Batam about the new leadership. They replied that it is much better than before.




Ada juga pegawai BP Batam yang mengatakan kalau sistim yang sekarang mengajarkan untuk terus bekerja dan bergerak. Tidak diam ditempat dan menunggu uang datang. Namun ada sebagian masyarakat yang kurang suka dengan cara kepemimpinan BP Batam yang baru seperti itu. Pasalnya sebagian masyarakat masih terbiasa menggunakan "pelicin" dalam mengurus permasalahan lahan di sistim kepemimpinan BP Batam yang lama.

There were also BP Batam employees who said that the system now teaches to keep working and moving. Do not stay in one place and wait for the money to come. But there are some people who do not like the way of new leadership BP Batam like that. Because some people are still accustomed to using "money" in managing land issues in the past BP Batam leadership system.




Tentu saja usaha kepemimpinan BP Batam yang baru sedikit kurang disukai. Termasuk oleh pemerintah kota Batam. Mereka menilai bahwa BP Batam sangat arogan. Padahal bocah udik menilai tidak demikian. Hanya saja masyarakat dan pemerintah kota Batam saja yang belum siap akan cara untuk lebih baik.

Of course the new BP Batam leadership effort is slightly less favored. Included by Government of Batam. They think that BP Batam is very arrogant. Though bocah udik does not think so. It's just that the people and the Government of Batam are not ready for a better way yet.




Kalau ada kendala dengan lahan, pemerintah kota Batam diminta harus bersabar. Pasalnya BP Batam juga tidak bisa memberikan sembarangan lahan kepada siapapun karena ada undang-undang yang mengatur. Secara kasat mata, buat apa sih ditahan untuk kemajuan Batam, toh ini untuk kebaikan bersama. Tapi ingat bahwa harus mengkaji terlebih dahulu dalam pengalokasian lahan.

If there are obstacles with the land, Government of Batam asked to be patient. Because BP Batam also can not give arbitrary land to anyone because there are laws that regulate. In plain view, what is it for detaining Batam's progress, it is for the common good yet. But remember that it must assess the allocation of land first.




The Building Of Batam Government


Sistim pemerintahan kota Batam saat ini juga sudah baik. Walikota Batam sudah mengerahkan semua tenaga untuk merombak Batam. Jalan raya di Batam sudah dilebarkan. Itu semua dilakukan untuk kota Batam agar lebih terkenal di mancanegara. Rencananya Batam akan dijadikan kota pariwisata juga. Itu sebabnya infrastruktur harus dibenahi.

The Government of Batam system at this time is also good. The mayor of Batam has been mobilizing all the energy to overhaul Batam. The highway in Batam has been widened. It is all done for Batam to be more famous in all countries. The plan of Batam will be a tourism city as well. That is why the infrastructure must be repaired.




Bocah udik menilai bahwa BP Batam juga bingung. Ibaratnya berada dalam keadaan buah simalakama. Kalau dengan mudah memberikan lahan meskipun dengan pemerintah kota Batam, pasti mereka akan kena sanksi. Namun jika tidak diberikan, BP Batam akan dimusuhi termasuk oleh pemerintah kota Batam sendiri.


Bocah udik thinks that BP Batam is also confused. It is like in a simalakama fruit. If it is easy to provide land though with the Government of Batam, surely they will be given the sanctions or punishment. But if not provided, BP Batam will be hostile including by Government of Batam.




Dan itu sudah terbukti. Setiap hari selalu aja ada berita tentang perselisihan antara pemerintah kota Batam dengan BP Batam. Setiap hari selalu membahas lahan, investasi yang anjlok, perekonomian yang lesu, banyak pengangguran, dan lainnya. Mereka selalu menyalahkan BP Batam.

And that's been proven. Every day, there are always news about the dispute between Government of Batam and BP Batam. Every day is always discussing the land, investment that plummeted, the economy is sluggish, many unemployed, and others. They always blame BP Batam.




Ada juga opini yang menyebutkan bahwa pemimpin di BP Batam akan dicopot. Alasannya karena keadaan Batam yang seperti disebutkan tadi. Mereka tidak sadar bahwa apa yang dialami BP Batam saat ini adalah dampak dari yang sebelumnya. Bagaimana mungkin kepemimpinan BP Batam yang mau berjalan dua tahun bisa membenahi kesalahan yang terjadi sebelumnya dengan mudah.

There is also an opinion says that the leader in BP Batam will be changed. The reason is because of the condition of Batam as mentioned earlier. They are not aware that what is experienced by BP Batam today is the impact of the previous ones. How could the leadership of BP Batam who almost two years can fix the mistakes that happened before easily.




Kalau pimpinan baru BP Batam benar akan dicopot, yakinlah bahwa Batam tidak akan bisa lebih maju dari Singapura. Pemerintah Indonesia seperti presiden dan menteri terkait yang menangani BP Batam harus banyak belajar. Ini merupakan sebuah mimpi yang sudah dibangun oleh presiden ketiga RI. Mimpi yang juga milik dan kebanggan penduduk Indonesia.

If the new leadership of BP Batam will be properly dismantled, rest assured that Batam will not be more advanced than Singapore. The Government of Indonesia, such as the president and related minister in charge of BP Batam should learn a lot. This is a dream that has been built by the third President of Republic of Indonesia. Dreams are also owned and pride of the Indonesian people.




Batam yang awalnya mau dijadikan kota Industri dan bisa dikatakan lahan sewaan bagi investor asing di Batam, kini mau dihancurkan akibat adanya keserakahan Rupiah. Kalau lahan di Batam dijadikan hak milik, maka itu akan menjadi awal kehancuran. Lambat laun seluruh lahan atau tanah di Batam dan di Indonesia akan dikuasai oleh orang asing.

Batam which initially want to be the city of Industry and can be said land rent for foreign investors in Batam, now want to be destroyed due to the greed of the rupiah. If the land in Batam is a property right, then it will be the beginning of destruction. Gradually all land or land in Batam and in Indonesia will be controlled by foreigners.




Begitu pula pemerintah kota Batam yang mau menjadikan Batam sebagai kota pariwisata, maka buatlah asal mengikuti aturan undang-undang lahan yang diamanatkan oleh BP Batam. Jika mau dijadikan kota Industri, maka BP Batam harus bisa tegas untuk memberantas mafia lahan.

Similarly, the Government of Batam who wants to make Batam as a city of tourism, then make it and follow the rules of land law mandated by BP Batam. If you want to be an industrial city, then BP Batam should be firmly to eradicate the land mafia.




Bocah udik menilai bahwa kepemimpinan BP Batam dan pemerintah kota Batam sudah sangat baik dari yang sebelumnya. Namun keduanya harus selalu kompak dan tidak ada kepentingan individu semata. Mengubah permasalahan yang sudah ada dari akar masalah tidak semudah menebarkan senyuman kepada semua orang. Keduanya harus bisa menyatu, berbaur, dan menghilangkan sifat sombong dimasing-masing instansi.

Bocah udik thinks that the leadership of BP Batam and Government of Batam have been very good from the previous one. But both must always be compact and no individual interest. Changing an existing problem from the root of the problem is not as easy as spreading a smile to everyone. Both must be able to unite, mingle, and eliminate the arrogance in each institution.




Tulisan ini merupakan opini dari bocah udik. Jika ada yang kurang berkenan, maka bocah udik mohon maaf.

This article is an opinion of bocah udik. If there are less favorable, then forgive bocah udik.
Share on Google Plus

About bocahudik

2 komentar: