Tajamnya Air Terjun Sipiso-Piso

By Bocah Udik - 9:33 AM

Air Terjun Sipiso-Piso Sumatera Utara

Provinsi Sumatera Utara memang memiliki banyak tempat wisata yang cukup menarik. Salah satunya Air Terjun Sipiso-Piso yang memiliki ketinggian sekitar 120 meter dengan riak airnya mengalir ke Danau Toba. Belum puas rasanya kalau tidak mengunjungi air terjun tertinggi di Indonesia tersebut. Keindahan Air Terjun Sipiso-Piso tidak perlu diragukan lagi.

Dalam bahasa masyarakat setempat, Sipiso-piso berarti pisau atau piso. Hal tersebut untuk menggambarkan ketinggian dan derasnya air terjun yang mengalir deras seperti sebilah pisau tajam. Melalui puncak bukit yang mengelilingi air terjun, pengunjung dapat menyaksikan keindahan landscape Danau Toba yang terbentang luas di bawahnya. Riak airnya akan mengalir ke Danau Toba. Air Terjun Sipiso-Piso dikelilingi oleh tujuh kabupaten. Hal tersebut menarik perhatian para wisatawan dari dalam dan luar negeri.
Letaknya yang di perbukitan dan dikelilingi hutan pinus, menjadikan Air Terjun Sipiso-Piso memiliki keindahan yang mengagumkan. Ditambah dengan hamparan Danau Toba yang menambah keelokannya. Air Terjun Sipiso-Piso berasal dari aliran Sungai Pajanabolon dan bermuara ke Danau Toba.

Air terjun Sipiso-Piso terletak di Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara. Dari Medan, para wisatawan harus menempuh perjalanan sekitar dua hingga tiga jam. Kalau berangkat dari Medan bisa menuju Kota Kabanjahe menggunakan bus atau kendaraan pribadi dengan waktu tempuh sekitar 2 jam. Setelah itu dilanjutkan menuju Danau Toba yang memakan waktu sekitar 30 menit.


Bocah Udik dan Rekan-Rekan Dari PT. Bina Sinar Amity

Jarak yang ditempuh dari Kota Medan sekitar 70 km. Sedangkan kalau dari Kota Brastagi sekitar 35 km dan 25 km dari Kota Kabanjahe. Jalan menuju Air Terjun Sipiso-Piso ini sudah diaspal sehingga perjalanan kesana lebih mudah dan menyenangkan.
LIBURAN KE AIR TERJUN SIPISO-PISO
Tanggal 5 februari 2019 kemarin, saya liburan ke Air Terjun Sipiso-Piso dengan rekan kantor, PT Bina Sinar Amity. Untuk sebagian karyawan merupakan liburan pertama ke Air Terjun Sipiso-Piso, termasuk saya. Kami menggunakan tiga mobil karena sebagian karyawan membawa keluarganya masing-masing.
“Kami di depan KIM 1 ya, Fie,” kata temen saya sewaktu mau berangkat ke Air Terjun Sipiso-Piso.
Saya yang sudah menunggu di rumah, langsung menuju lokasi. Saat itu, kami berangkat malam hari sekitar pukul 22:30 WIB. Kami memilih jalur dari Brastagi sehingga waktu yang ditempuh sangat singkat. Namun sebelum sampai Air Terjun Sipiso-Piso, kami menyempati diri untuk berendam di Pemandian Air Panas Belerang, Sidebu-Debu.

Danau Toba Tampak Dari Air Terjun Sipiso-Piso


Puas berendam di Pemandian Air Panas Belerang Sidebu-Debu, kami istirahat sejenak di Penatapen, Brastagi. Kami makan mie instan dan minum teh panas untuk menambah energi. Cuaca di sana sangat dingin sehingga dihimbau untuk menggunakan jaket.

Dinginnya cuaca saat itu sekitar 10 derajat Celsius. Saya lihat dari layar smartphone saya yang memang menunjukkan angka tersebut. Atau mungkin smartphone saya juga merasa kedinginan sehingga diperkirakan sedikit error.
Tepat pukul 07.00 WIB, kami melanjutkan perjalanan menuju Air Terjun Sipiso-Piso. Di sepanjang perjalanan, kami disuguhkan pemandangan yang sangat indah. Hamparan pegunungan menghiasi pinggiran jalan, kanan dan kiri. Gunung Sinabung juga terlihat sedang tidur dan sesekali menghembuskan asap.
“Ih banyak jeruk dibuang tuh,” ucap seorang teman saya.
Memang selain pemandangan indah dari pegunungan, mata kami selalu terpaku dengan tumpukkan jeruk yang dibuang oleh para petani. Tumpukan jeruk yang sudah busuk. Di Kawasan Brastagi atau Kabanjahe, ada kebun jeruk yang bisa memetik buah dari pohonnya langsung.

Pedagang Daging Babi Sepanjang Perjalanan Menuju Air Terjun Sipiso-Piso

Tidak hanya tumpukkan jeruk, babi yang dipotong dan daging atau kepalanya yang digantung juga mewarnai sepanjang perjalanan kami. Apalagi di pasar tradisional, ada banyak pedagang yang menawarkan daging babi. Hal yang sangat jarang untuk saya temui. Saya sangat menyukai liburan kali ini.
Tiket masuk Kawasan Air Terjun Sipiso-Piso sangat murah. Untuk orang dewasa dikenakan Rp 4 ribu dan anak-anak Rp 2 ribu. Sedangkan untuk biaya parkir kendaraan dikenakan Rp 5 ribu. Tidak ada biaya tambahan lagi selain biaya tersebut.
KAWASAN AIR TERJUN SIPISO-PISO
Saya yang baru pertama kali berlibur ke Air Terjun Sipiso-Piso, langsung menjelajahi area sekitar. Sedangkan rekan kantor saya yang lain, mencari pondok untuk berteduh dan istirahat. Biaya pondok dikenakan Rp 35 ribu.

Air Terjun Sipiso-Piso

Dari kejauhan saya sudah menikmati keindahan Air Terjun Sipiso-Piso. Tampak air berjatuhan di antara tebing secara vertikal. Kemudian saya ke gardu pandang Air Terjun Sipiso-Piso. Dari tempat itu, saya menikmati indahnya Air Terjun Sipiso-Piso dari kejauhan, hamparan Tanah Karo yang memukai, dan juga Pulau Samosir yang ada di tengah Danau Toba. Pemandangan tersebut sukses membuat saya terpaku karena keindahannya. Tangan saya dengan gesit membidik objek yang mengagumkan tersebut.
Puas menikmati gardu pandang, saya bergegas untuk menuruni anak tangga agar bisa menikmati Air Terjun Sipiso-Piso dari dekat. Namun saya bingung karena merasa kehilangan rekan-rekan kerja. Kemudian saya menghubungi salah satu rekan untuk menanyakan keberadaan mereka. Dan ternyata, mereka juga mencari saya.
“Kami di pondok dekat pagar. Sinilah kau. Kami juga nyari kau,” kata teman saya waktu itu yang dihubungi via telepon seluler.
Setelah ketemu lokasi mereka, saya disuruh untuk makan terlebih dahulu sebelum kami ke bawah Air Terjun Sipiso-Piso. Kemudian kami mengabadikan momen saat berada di pondok karena liburan kami merupakan acara Family Gathering PT. Bina Sinar Amity.

Family Gathering PT. Bina Sinar Amity
Perjalanan menuju Air Terjun Sipiso-Piso hanya ditempuh dengan berjalan kaki. Membutuhkan waktu kurang lebih 60 menit untuk sampai ke bawah Air Terjun Sipiso-Piso. Kami harus menaklukkan ratusan anak tangga untuk mencapai dasar Air Terjun Sipiso-Piso. Selain itu harus memiliki nyali yang tinggi karena jalanan curam dan berkelok-kelok. Selama menuruni anak tangga menuju dasar Air Terjun Sipiso-Piso, kami menikmati indahnya pemandangan Danau Toba.
Setelah merasa lelah karena menuruni anak tangga, rasa lelah kami terbayar dengan keindahan Air Terjun Sipiso-Piso. Kami melihat sebuah air terjun megah yang dikelilingi oleh perbukitan dan memiliki pelangi abadi di dasarnya. Sungguh keindahan yang tiada tara.
Puas menyusuri dasar Air Terjun Sipiso-Piso, kami kembali ke pondok. Disini yang membutuhkan tenaga ekstra. Naiknya jelas saja lebih lama dari turun ke dasar. Harus memiliki stamina bagus agar bisa lebih cepat sampai ke atas. Kami pun memilih jalur yang singkat, yaitu mendaki pinggiran tebing. Tidak dari anak tangga.

Infrastruktur Air Terjun Sipiso-Piso Yang Tidak Memadai

INFRASTRUKTUR RUSAK PARAH
Air Terjun Sipiso-Piso merupakan objek wisata yang sudah dikenal oleh wisawatan asing atau dunia. Melihat infrastruktur Air Terjun Sipiso-Piso, saya jadi terenyuh. Tidak bisa percaya dengan sikap pemerintah Provinsi Sumatera Utara atau Kabupaten Samosir yang terlihat menyepelekan infrastruktur di tempat wisata tersebut.
Ratusan anak tangga terlihat rusak dan tidak aman. Jalanan tidak terawat dan lantainya pecah. Pegangan anak tangga hancur sehingga dikhawatirkan bisa membahayakan para wisatawan. Semoga kedepannya, pemerintah bisa memperhatikan semua hal yang berkaitan dengan orang banyak.


Air Terjun Sipiso-Piso

Bocah Udik Memandang Danau Toba Dari Air Terjun Sipiso-Piso


Bocah Udik Di Dasar Air Terjun Sipiso-Piso

  • Share:

You Might Also Like

28 komentar

  1. Dulu cuma liat view nya doang kak dari tele.
    kalo harus nanjak pas pulang gendong anak capek juga ya kak.. heheheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau bawa anak, pasti capek kak... Sendiri aja pun, terasa capek. Seperti mau pingsan. Hahahah

      Tapi wajib dicoba sih biar abdol

      Delete
  2. Perlu tenaga ekstra untuk turun naik ke lokasi air terjun...tapi kalo bocah udik tak diragukan lagi soal panjat memanjat...hehe

    ReplyDelete
  3. Wah gokil nih cerita perjalanannya mas bro
    Must visit nih kalau ke Danau Toba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harus dong... Sangat disayangkan kalau tidak ke Air Terjun Sipiso-Piso

      Delete
  4. Infrastruktur pariwisata kita miris memang bang. Aih, dengan objek wisata secantik dan seindah syurga. Fasilitas belum maksimal. Masih banyak coretan juga gak bang?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau coret-coretan masih banyak juga. Aku tak sempat pula ambil photo coret-coretannya

      Delete
  5. Langsung mupeng kak begitu tau air terjun ini merupakan air terjun tertinggi di Indonesia. Dan memang super kereennnn viewnyaaa....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak. Pemandangannya keren banget dan kalau ke Air Terjun Sipiso-Piso, bisa ke Danau Toba juga.

      Delete
  6. kawanku selalu ngajak kesana aja...
    jujur aku mager kalo keluar rumah....

    tapi,,
    pengen jadinya kesana....

    ReplyDelete
  7. Awak dah pernah apa belum ya ke sini?

    ReplyDelete
  8. Selipan humornya, meskipun sedikit bikin tulisan ini jadi menggigit. Suka!

    Aku jadi inget obrolan kita soal Sipiso-piso ini di pusat kota awal februari kemarin 😂 aku nyari2 foto tak berkaki itu dan kecewa karena ngga nemu satupun 😂😂😂

    Sipiso-piso yang tampak dari Gardu cantik sekali 😍😍😍😭😭

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apalagi kalau Air Terjun Sipiso-Piso yang tampak langsung dari lokasi, makin cantik lho

      Delete
  9. Sipiso2 destinasi yang kereeen...tapi rasanya ribet ke sana kalau bawa anak ya...pwling mandang dr kejauhan aja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tak apa kak kalau dari jauh karena yang penting bisa datang. Bawa anak emang ribet sih tapi sepertinya seru deh

      Delete
  10. Udah beberapa kali ke sipiso-piso, tapi nggk pernah turun krn capek duluan bayangin pas naiknya lagi hahaha
    Tp ya lagi-lagi problem klasik sektor wisata Sumut, infrastruktur.. Semoga cepat berbenah lah,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin... Iya semoga cepat berbenah.

      Nanti kalau ke Air Terjun Sipiso-Piso, usahakan turun. Lumayan butuh perjuangan lho

      Delete
  11. Sayang waktu kami ke sana cuacanya lagi gerimis, gak jadi turun ke bawah, takut tergelincir. Kapan ada waktu kepingin ke sana lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin... Semoga ada waktu untuk kesana ya kak... Nanti ajakin Alfie ya. hehehe

      Delete
  12. Ini yang disedihkan begitu banyak objek wisata padahal bagus tapi kurang terawat ya bang. btw tinggi bener ya air terjun ini. 😅

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener kak... Pemerintah atau masyarakat seperti tidak peduli ya.

      Air Terjun Sipiso-Piso memang yang tertinggi kak

      Delete
  13. Bang foto b2 nya yg blm dipotong gada ya bg,, koq keren x lah air terjun itu,, ish serasa pengan kesana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada kak... Yang udah dimasak pun ada. Mau kak?

      Keren dong. Apalagi kalau kita kesana. Makin keren. Hehehe

      Delete
  14. Bagus ya mas yah pemandangannya....

    Ya ampun, kapan gw ke sana. Cuti mana cuti...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga bisa secepatnya kesana dan bisa ada cuti ya. Aamiin

      Delete