Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pola Makan

By Bocah Udik - 1:11 PM

Faktor Yang Mempengaruhi Pola Makan. Photo: ist
Pola makan yang tebentuk sangat erat kaitannya dengan kebiasaan makan seseorang. Secara umum faktor–faktor yang mempengaruhi terbentuknya pola makan ialah faktor ekonomi, sosial budaya, agama, pendidikan, dan lingkungan.

Faktor Ekonomi

Variabel ekonomi yang cukup dominan dalam
mempengaruhi konsumsi pangan ialah pendapatan keluarga dan harga. Meningkatnya pendapatan akan meningkatkan peluang untuk membeli pangan dengan kuantitas dan kualitas yang lebih baik, sebaliknya penurunan pendapatan akan menyebabkan menurunnya daya beli pangan baik secara kuantitas maupun kualitas. Meningkatnya taraf hidup (kesejahteraan) masyarakat, pengaruh promosi melalui iklan, serta kemudahan informasi, dapat menyebabkan perubahan gaya hidup, dan timbulnya kebutuhan psikogenik baru di kalangan masyarakat ekonomi menengah ke atas. Fungsi air alkali sama pentingnya dengan kebutuhan psikogenik masyarakat. Tingginya pendapatan yang tidak diimbangi pengetahuan gizi yang cukup, akan menyebabkan seseorang menjadi sangat konsumtif dalam pola makannya sehari-hari, sehingga pemilihan suatu bahan makanan lebih didasarkan pertimbangan selera dibandingkan aspek gizi. Kecenderungan untuk mengkonsumsi makanan jenis siap santap (fast food) seperti ayam goreng, pizza, hamburger dan lain-lain, telah meningkat tajam terutama dikalangan remaja, generasi muda dan kelompok masyarakat ekonomi menengah ke atas.

Faktor Sosio Budaya

Pantangan dalam mengonsumsi jenis makanan tertentu dapat dipengaruhi oleh faktor budaya / kepercayaan. Pantangan yang didasari oleh kepercayaan pada umumnya mengandung perlambang atau nasihat yang dianggap baik ataupun tidak baik yang lambat laun akan menjadi kebiasaan / adat. Kebudayaan suatu masyarakat mempunyai kekuatan yang cukup besar untuk mempengaruhi seseorang dalam memilih dan mengolah pangan yang akan dikonsumsi.

Kebudayaan menuntun orang dalam cara bertingkah laku dan memenuhi kebutuhan dasar biologinya, termasuk kebutuhan terhadap pangan. Manfaat minum air alkali bisa menjadi budaya mempengaruhi seseorang dalam menentukan apa yang akan dimakan, bagaimana pengolahan, persiapan, dan penyajiannya, serta untuk siapa, dan dalam kondisi bagaimana pangan tersebut dikonsumsi. Kebudayaan juga menentukan kapan seseorang boleh atau tidak boleh mengonsumsi suatu makanan (dikenal dengan istilah tabu), meskipun tidak semua hal yang tabu masuk akal dan baik dari sisi kesehatan. Terdapat 3 kelompok anggota masyarakat yang biasanya memiliki pantangan terhadap makanan tertentu, yaitu balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

  • Share:

You Might Also Like

18 komentar

  1. Intinya semua berawal dari kebiasaan orang itu sendiri, Bila dibiasakan teratur mungkin akan banyak mendapat manfaat kesehatan terhadap dirinya..

    Namun bila kebiasaan buruk dalam pola makan apapun yang bergizi tetap tak akan membuahkan hasil sehat..

    ReplyDelete
  2. Tradisi keluargaku ga ada pantangan makan apa-apa, walau ada juga ga suka makanan tertentu, makanya semua masuk aja haha..Soal gizi benar sekali, jarang orang yang mikir gizi, banyakan mikir enak apa nggak aja. Aku berusaha mikirin gizi sih, walau ga selalu

    ReplyDelete
  3. Aku baru rajin minum air alkali itu sejak di Batam kak, karena orang kantorku semua konsumsi itu dan memang disediakannya air isi ulangnya itu.

    Selain itu juga banyak yang vege sih. Tapi sejak balik Jawa udah jarang, karena di sini terbatas sekali.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah sayang sekali kak... Coba diteruskan aja saat di Jawa

      Delete
  4. Kalo eke, faktor perut kak. hawanya lapar terus awkaka.
    Tapi akhir akhir ini sudah mulai dikurangi. Ternyata bener kalau mindset itu berpengaruh di pola makan. Lapar itu hanya khayalan wakaka

    Alhamdulillah ngerem makan bisa turun 4 kilo lho, walau masih buncit.

    Kalau air alkali kurang tau deh kak, baru ini lihatnya.

    ReplyDelete
  5. bener sih semua tergantung sama keadaan ekonomi seseorang, saya sendiri kalau memang punya uang banyak pengen makan enak sering-sering, tapi jujur ish lebih ngangenin masakan rumah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masakan ibu itu luar biasa enaknya ya... Jadi kangen juga deh. Hahaha

      Delete
  6. Aku makan apa saja yang halal dan baik. Termasuk jengkol pete dan terasi meskipun yang tiga ini kurang dianjurkan hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cuss jaga kesehatan kak. Alfie paling love love sama Jengkol. Hihihi

      Delete
  7. AKu ga ada yang mempengaruhi pola makanku Fie. Semua masuk..wkwkwk
    Tapi sejak orangtua sakit, saya lebih menjaga kuantitasnya sekarang.Cuma untuk minum air Alkali, saya nggak banyak. Saya lebih banyak minum air putih, dan tiap malam minum air kelapa klo ingat beli. wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alfie juga air putih kak... Kadang Alkali juga sih. Ini mau biasakan alkali

      Delete
  8. Aku konsumsi air akali fi.. sehari 1 botol, yang ada ijo2 itu wrnanya.. emang beda jadi lebih seger ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terbukti.... Terus aja kak konsumsi Air alkali. Keren kak Mel ini

      Delete
  9. kalau sekarang saya karena faktor kesehatan untuk makan memang agak dipilih dan pilah
    udah ngurangi porsi
    tidak makan makanan yang dilarang untuk kesehatan saya
    agak sedikit ribet tapi ya dinikmati saja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak... Kesehatan itu penting dan mutlak ya

      Delete