Miel Coffee Brewers: Tempat Ngopi Tersembunyi

By Bocah Udik - 11:11 AM

White Coffee Cappucino di Miel Coffee Brewers
Orang-orang keluar dan masuk dari sebuah bangunan di Jalan Dazam Raya Nomor 4 Medan. Rata-rata menggunakan kendaraan roda empat dan terparkir di depannya. Hal tersebut menarik perhatian saya. Tak terasa, kaki ini pun melangkah menuju bangunan tersebut.

Dari luar, tampak sebuah rumah klasik. Rumah yang hanya dihiasi oleh dua pot tanaman, memiliki warna cat biru di tembok, dan warna cokelat di pintu. Selain itu ada kata COFFEE di atas pintu dan sepotong papan bertuliskan OPEN. Kemudian saya pun mendorong pintu tersebut dengan ragu.
Miel Coffee Brewers

Alhasil, banyak orang di dalam rumah tersebut. Mereka sedang menikmati secangkir kopi dan teh. Ada juga yang berdiri menunggu pesanannya. Ternyata rumah tersebut merupakan Cafe. Tak banyak yang tahu kalau belum masuk ke rumah itu, seperti saya.

Miel Coffee Brewers memiliki konsep cafe yang private. Miel Coffee Brewers berada di Jalan Dazam Raya Nomor 4 Medan. Cocok buat tempat nongkrong atau ngopi karena tertutup, good atmosphere, warm, and woody. Pemilik sekaligus baristanya sangat ramah.

I am literally melting. It's very nice cafe, good coffee with super friendly owner. Definitely recommended place when weather is nice. Nice interior and perfectly brewed coffee.
White Coffee Cappucino di Miel Coffee Brewers


Saya memesan White Coffee Capuccino. Satu gelasya dibandrol Rp 33 ribu. Tidak hanya itu saja, saya juga mendapatkan satu gelas air mineral.

Sambil menikmati alunan musik pop, saya menyeruput White Coffee Capuccino. "Sluuurp," terasa sangat nikmat. Ditambah lagi dengan udara sejuk dari mesin pendingin ruangan yang membuat saya jadi betah disana.

Miel Coffee Brewers Medan memiliki desain interior yang unik. Ruangannya dihiasi tanaman. Dinding-dindingnya dihiasi dengan berbagai jenis gelas, kopi, dan pernak-pernik lainnya. Lampu gantung di atas atap Miel Coffee Brewers Medan menerangi isi ruangan dan membuatnya menjadi indah.
Hendri Si Pemilik Miel Coffee Brewers

Tiap menit, pelanggan pun bergantian keluar masuk Miel Coffee Brewers Medan. Sering ada pelanggan yang tidak kebagian tempat duduk. Hal tersebut karena Miel Coffee Brewers memiliki ruangan yang tidak terlalu luas. Saya menyarankan agar datang di hari biasa karena tidak terlalu ramai.

Miel Coffee Brewers Medan beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00 wib hingga pukul 17.00 wib. Henri yang merupakan pemilik sekaligus barista, mengaku belum bisa membuat Miel Coffee Brewers Medan beroperasi hingga larut malam karena ditangani oleh dirinya sendiri. Miel Coffee Brewers Medan hanya mempekerjakan sekitar tiga orang dan ditambah dengan Henri untuk melayani para pelanggannya.
Teh di Miel Coffee Brewers

Selain minum White Coffee Cappucino, saya juga memesan Teh di Miel Coffee Brewers Medan. Teh yang berasal dari produk Tema Tea tersebut, menarik perhatian saya. Aroma Hibicus, Chamomile, and Apple (kembang Sepatu, tanaman seperti biji bunga matahari, dan apel) menjadi satu dalam seduhan Teh di Miel Coffee Brewers Medan. Harganya hanya Rp 32 ribu satu teko.

Miel Coffee Brewers Medan menyediakan berbagai jenis minuman kopi dan teh. Selain itu ada juga cemilan yang siap menemani secangkir kopi dan teh tersebut. Tapi sayang, Miel Coffee Brewers Medan tidak menyediakan makanan berat.
Aneka Teh di Miel Coffee Brewers

Cerita Singkat Tentang Miel Coffee Brewers

Miel Coffee Brewers Medan memiliki cerita yang unik. Hendri menceritakan alasannya menggunakan Miel di cafe miliknya. Miel merupakan kata dari bahasa Prancis yang artinya Madu. Dan kata tersebut memiliki sejarah dalam hidup Hendri.

"Madu itu sangat berharga bagiku saat kecil dan berkesan sampai hari ini," kata Hendri.

Hendri kecil tinggal bersama neneknya di Sei Rampah, Sumatera Utara. Mereka tinggal di tanah pemerintah. Hendri dan neneknya hidup dengan kesederhanaan. Setiap hari, mereka mengkonsumsi madu. Itulah asal dari Miel Coffee Brewers Medan yang dibuka pada tanggal 11 Maret 2019 kemarin.
Suasana Miel Coffee Brewers

Berharganya madu, sama dengan berharganya para pelanggan. Hendri berusaha semampu mungkin untuk melayani para pelanggannya yang datang ke Miel Coffee Brewers Medan. Dan itu terlihat dengan cepat saat Hendri mampu mengingat nama pelanggannya. Seperti nama saya.

Desain interior Miel Coffee Brewers Medan memiliki konsep yang hampir sama dengan rumah neneknya. Hal ini dilakukan agar setiap dirinya bekerja, selalu teringat dengan masa kecilnya. Masa kecil yang hancur bersama rumah yang digusur karena dibangun di atas tanah pemerintah. Dan Miel Coffee Brewers Medan bisa mengembalikan dan membangun masa kecilnya dulu.

"Miel Coffee Brewers cuma ada disini saja," tutur Hendri.
Para Pelanggan Miel Coffee Brewers

Pelanggan Miel Coffee Brewers

Menu Dan Teh di Miel Coffee Brewers

Desain Interior Miel Coffee Brewers

  • Share:

You Might Also Like

17 komentar

  1. Liat tempatnya jadi penasaran bg. Cozy bet kayaknya

    ReplyDelete
  2. wah.. cozy sekali tempatnya ya...
    akan saya info papa Lintang. beliau adalah penggemar kopi...

    ReplyDelete
  3. Keren tempatnya ya kak alfie.
    Berasa back to nature karena woody... ♥

    ReplyDelete
  4. Cakep tempatnya. Next place to taste another coffee..

    ReplyDelete
  5. Wadaw, desain interior cafe-nya bagus banget yah kak. Aku suka banget kalo cafe memiliki desain interior yang kece, biar bisa sekalian poto-poto bernasis ria. Heheheeeee....

    ReplyDelete
  6. wah.. seriusan aq selalu suka sama nama cafe yg unik2 kayak.peacelove juga didaptasi dari bahasa prancis..lalu miel jg bahasa asing diadaptasi dengan makna yg indah ya. nama adalah sebuah doa..pantes aja lihat cafenya manis aja rasanya kayak manisnya madu..

    ReplyDelete
  7. Pemilik cafenya sepertinya idealis banget ya bg, konsepnya juga diperhitungkan dengan matang, mudah2an bertambah deh pegawainya

    ReplyDelete
  8. Tempatnya asik buat nongkrong santai sama temen ya. Yang uniknya kan biasanya tempat2 kayak gini jualan utamanya kopi (lagi ngetren sekerang), tp di sini juga banyak pilihan teh2 dr berbagai jenis aroma. Keren

    ReplyDelete
  9. Waaa lagi nyari tempat kayak gini di Medan.. kereeen. Brb nyari di map

    ReplyDelete
  10. Pertanyaan nya teh atau kopinya pakai madu gak bang 😂 apa namanya doang.
    Terus no smoking atau bebas?

    ReplyDelete
  11. Aku lebih ke desain interiornya ya, keren banget, kayak cafe tapi gak cafe gitu. Ups, bingung cari kata yg tepat.

    ReplyDelete
  12. Tertarik sama tempatnya bukan coffenya. Hihi... Coba yang baru bg, di Anomali Coffe yg di Ismud.

    ReplyDelete
  13. Waah. Belum ada karyawan nya yaa. Kalo pengejar dolar gini bisanya cuman malam hati..

    ReplyDelete
  14. Masih angan2 pengen punya Cafe seperti ini yg menyajikan jenis2 Coffee 😂🤲

    ReplyDelete
  15. Review n gambar2 nya bagus bang..jd pengen kesana n ngopi ��

    ReplyDelete