Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

ASUS VivoBook 15 A516 Menjadi Solusi Permasalahanku

ASUS - 15 Inch Modern PC. Bigger Dream, Wider Screen Writing Competition


“Fie… Mana? Sudah deadline ini,” pesan WhatsApp pada pukul 17.59 WIB.

“Fie… Masih belum, kah?,” pesan kembali masuk 19.35 WIB.

“Fie… Kamu tak liputan ya?,” pesan menghakimi dari Pak Produserku.

Belakangan, notifikasi dari WhatsApp itu makin menambah rasa lelah di sore hari itu. Biasanya pada jam segitu, aku dan teman-teman seprofesi sudah nongkrong cantik di cafe langganan. Namun kini, terasa menyebalkan. Produserku sedang tidak tahu kalau aku tengah berjibaku dengan laptop usang ini.

Laptop ini mulai berulah. Terasa lelet sekali meskipun aku sudah meng-uninstall aplikasi yang aku anggap tidak diperlukan lagi. Aku juga sudah memindahkan semua folder lamaku ke memori eksternal. Aku juga sudah clear log dan clear cache, tapi masih saja butuh kesabaran.

Selain memori penyimpanan yang tidak besar, laptop ini juga terlalu berat. Pundakku sering pegal dan keram. Belum lagi layar yang kecil dan membuat mataku terasa sakit.

Ketika video selesai diedit dan mau kirim berkas ke kantor, konektivitas wifi sering terganggu. Lemot sekali. Lambat dan sering putus. Hal-hal kecil seperti itu yang buat aku jadi emosi.



Aku sudah pernah bicarakan soal kendalaku ini kepada produser, tapi jalan keluar darinya bukan sebuah solusi. Karena dari tempat kejadian perkara (TKP) menuju kantor cukup jauh dan buang-buang waktu. Sedangkan aku selalu mengetik dan edit video di luar kantor.

Belum lagi bicara tentang zoom meeting yang sering diadakan oleh kantor atau pun komunitas blogger yang aku ikuti. Rasanya menyedihkan sekali. Laptop lama ini sering padam. Terkadang aku tak ikut zoom meeting selama pandemi Covid-19 akibat masalah itu.

Aku pernah ikut zoom meeting dengan komunitas blogger menggunakan ponsel. Namun tidak efektif. Layar ponsel tak selebar layar laptop. Tapi laptopku yang lama ini juga tak terlalu lebar. Hanya beberapa inci saja.

Aku mengharapkan ada laptop yang memiliki layar lebar sesuai mimpi besarku. Bobotnya juga harus ringan agar tak menyiksa tubuhku yang kecil. Selain itu harus memiliki penyimpanan yang besar.

“Dreet dreet… Dreet dreet”

Tiba-tiba ponselku bergetar. Membuyarkan lamunanku. Dengan penuh emosi, aku hampir saja memaki. Namun belum terlontar makian, terdengar suara seorang wanita dari ujung sana.

Awalnya aku pikir telepon dari produserku. Tapi ternyata, Amelia. Teman dekatku di Kota Batam.

“Dimana kau, Fie? Aku ngopi di Tempat Biasa,” kata Amel.

Tanpa berpikir panjang, aku menemui Amelia segera. Dengan mengendarai sepeda motor, aku menempuh jarak 15 km dari Nongsa menuju Batam Centre.

Di tengah perjalanan, hujan turun. Aku berteduh di halte bus. Pasalnya jas hujanku dipinjam oleh teman saat dia main ke rumah minggu lalu. Cuaca sedang tidak bersahabat. Dari kejadian ini, aku belajar untuk mengingatkan orang lain agar mengembalikan barang yang telah dipinjam.

15 menit telah berlalu. Hujan pun sudah berhenti membasahi bumi. Setelah menyalakan sepeda motor, aku melanjutkan perjalanan untuk menemui Amelia.

“Maaf ya telat. Hujannya deras dan aku tak bawa jas hujan,” kataku setelah sampai di lokasi.

Amel bercerita tentang pacarnya sesaat setelah aku pesan makanan di cafe tersebut. Mereka lagi memiliki masalah dalam hubungan percintaan. Masalah yang menurutku tidak begitu berat, dibanding dengan masalahku. Namun demikian, aku tetap harus mendengarkan curhatnya tersebut.



Setiap manusia memiliki masalah kehidupan masing-masing. Tapi kita harus menyikapi secara bijak. Lalu konsentrasiku sedikit buyar saat mendengarkan masalah Amel karena memikirkan masalahku sendiri.

“Fie, kamu lagi mikirin apa? Melamun ya?,” kata Amelia.

Aku terkejut dan meminta maaf kepadanya karena tak begitu mendengarkan dia curhat. Lantas aku menceritakan permasalahanku. Aku yakin dia paham tentang masalahku karena Amelia lulusan dari sarjana teknik.

Aku sudah menceritakan masalahku kepada produser, namun belum ada menemukan titik terang atau solusi. Tapi bukan salahnya juga saat aku jadi emosi tadi, melainkan laptop usang yang harus diganti. Sayang sih karena ini laptop sejak jaman kuliah. Namun harus gimana lagi.

Amel diam sejenak sambil browsing dari ponsel. Kemudian dia senyum sendiri saat menatap layar ponsel dengan serius. Aku berpikir, dia menertawakan masalahku atau mungkin sikapku yang terlalu cemas saat itu?

“Laptop dengan prosesor Intel® Core™ 10th Gen series ke atas didesain untuk performa dan mobilitas. Dengan efisiensi yang tinggi serta dimensi thin and light, laptop menawarkan peningkatan performa dan produktivitas untuk penggunanya. Konektivitas WiFi generasi terbaru juga memungkinkan transfer data 3x lebih cepat dibanding generasi sebelumnya.”

Itulah kata Amel yang semakin membuat aku bingung. Aku menatapnya serius dan bertanya dalam hati, “Apa maksud anak ini ya?”

Dia melanjutkan dengan suara yang sedikit keras. Suara yang membuat pengunjung Cafe lainnya melirik ke arah kami. Aku sempat malu karena tampak jadi pusat perhatian mereka. Tapi mungkin itu memang kebiasaan kami agar suasana tak terlalu jenuh.



“Komputer masa kini memiliki tampilan berbeda karena mereka memang berbeda. Dengan solid-state drive (SSD) dan teknologi terkini, Anda mendapatkan kecepatan, keamanan, ketahanan, dan desain yang cantik. Kami telah melakukan jajak pendapat, dan hasilnya, orang-orang lebih senang saat bepergian dengan PC modern.”

Amel mengatakan bahwa spesifikasi laptop temuannya itu sangat cocok buatku. Apalagi dia sering memperhatikan sekaligus menertawakanku saat di lapangan. Dia melihat aku menenteng tas yang berat sambil wawancara narasumber. Laptop usangku yang menurutnya harus diganti dengan Asus VivoBook 15 A516 agar bisa bekerja dengan baik dan juga hadir dalam zoom meeting. Jadi menurutnya laptop yang disarankannya itu menjawab dan menjadi solusi pemasalahanku.

“Nikmati semua manfaat dengan PC yang lengkap – PC sudah termasuk Office Home & Student 2019. Aplikasi Office versi lengkap (Word, Excel dan PowerPoint) memberikan semua fungsi yang dibutuhkan dan diharapkan oleh penggunanya. Penggunaan aplikasi Office seumur hidup dapat memastikan Anda untuk selalu memiliki akses ke fitur yang Anda kenal dan sukai. Dilengkapi dengan 100% aplikasi Office asli, software juga akan terus mendapatkan pembaruan keamanan yang rutin untuk melindungi perangkat, program dan data Anda.”

Jadi, laptop yang mendukung pekerjaan dan zoom meeting agar tidak dikejar deadline serta nyaman adalah:

  1. Layar yang lebar dengan resolusi Full HD dan tidak silau.
  2. Memori penyimpanan yang besar.
  3. Ringan.
  4. Fitur selalu update.

"ASUS VivoBook 15 A516,” kata Amelia.

Aku langsung ikutan browsing untuk mencari tahu fitur dan kelebihan dari laptop ASUS VivoBook 15 A516 tersebut. Ternyata inilah solusi permasalahanku sejak seminggu lalu. Solusi yang memang aku butuhkan agar pekerjaan dan istirahatku tidak terganggu lagi. Agar selalu hadir dalam zoom meeting.


ASUS VivoBook 15 A516. Easy portability. Effortless productivity.

ASUS - 15 Inch Modern PC. Bigger Dream, Wider Screen Writing Competition

Kalau dilihat dari tampilannya secara sekilas, laptop ASUS VivoBook 15 A516 ini tampak sangat stylish dan ringan. Layar yang lebar dan luas yaitu 15.6 inci dengan 178 degree wide viewing angle. Aku merasa lega saat mengedit video dan mengirimkan file kantor ke produser tanpa dikejar deadline.

Layar NanoEdge memberi ASUS VivoBook 15 A516 area layar yang luas untuk pengalaman yang imersif untuk bekerja dan bermain. Pilihan panel hingga resolusi Full HD dengan sudut pandang lebar memiliki lapisan anti-silau untuk mengurangi gangguan yang tidak diinginkan dari pantulan dan silau yang mengganggu. Kelebihan ini membuat aku bisa fokus untuk bekerja.

Laptop dengan HDD biasanya lebih rentan dengan kerusakan fisik dibandingkan dengan SSD. HDD pada ASUS VivoBook 15 A516 dilengkapi dengan fitur peredam getaran HDD E-A-R® untuk melindungi data dari setiap benturan. Perlindungan hard drive aktif secara otomatis mendeteksi getaran dan benturan di tiga sumbunya untuk secara efektif mengurangi kemungkinan kerusakan HDD.

Penahan logam di bawah keyboard memberikan platform yang jauh lebih stabil saat mengetik dan menggunakan touchpad. Selain memberikan kekakuan struktural, ini juga memperkuat engsel dan melindungi komponen internal. Sisi tutupnya diperkuat dan berfungsi seperti pelindung benturan pada bagian sisi mobil yang memberikan dukungan struktural untuk cover, layar, dan engsel.

Berat laptop ASUS VivoBook 15 A516 hanya 1,8 kg yang sangat ringan dan mengikuti gaya hidup yang serba cepat. Terlihat bagus juga, dengan lapisan Transparent Silver atau Slate Grey. Tidak membuat pundakku terasa pegal atau keram lagi. Selain itu hanya dengan sensor sidik jari bawaan, di touchpad dan Windows Hello, aku tidak perlu mengetikkan kata sandi setiap saat. Hanya sekali sentuhan, langsung nyala.

Laptop ini didukung oleh prosesor Intel® Core™ i5 generasi ke-10 dengan RAM 8GB, dan grafis diskrit NVIDIA® MX330. Desain penyimpanan ganda dengan pilihan SSD PCIe® hingga 256GB dan HDD hingga 1TB memberi kombinasi sempurna antara kapasitas penyimpanan besar dan kecepatan baca / tulis data yang cepat.



Prosesor Intel® Core™ i5 generasi ke-10 memberikan peningkatan performa yang luar biasa untuk produktivitas yang lebih baik dan hiburan yang menakjubkan, termasuk hingga 5,3 GHz, Intel® Wi-Fi 6 (Gig+), teknologi Thunderbolt™ 3, HDR 4K, akselerasi sistem cerdas, dan banyak lagi.

Sementara itu grafis diskrit NVIDIA® MX330 memiliki kelebihan untuk meningkatkan performa yang menarik. Didukung oleh 384 CUDA cores, 24 TMUs, dan 16 ROPs sebagai dapur pacu utamanya.

Keyboard full-size dengan backlit pada ASUS VivoBook 15 A516 sempurna untuk bekerja di lingkungan yang minim cahaya. Didesain secara ergonomis, konstruksi satu bagian yang kokoh dan key travel 1,4 mm memberikan pengalaman mengetik yang nyaman.

ASUS VivoBook 15 A516 dilengkapi dengan port USB-C® 3.2, yang didesain dapat diputar balik yang membuat menghubungkan perangkat semudah mungkin. Ini juga memberikan kecepatan transfer data hingga 10x lebih cepat dari koneksi USB 2.0 yang lebih lama! Ini juga mencakup port USB 3.2 Tipe-A dan USB 2.0, output HDMI, dan microSD reader - sehingga dapat dengan mudah menghubungkan semua periferal, layar, dan proyektor dengan mudah.

Dari semua penjelasan di atas, sudah terbayang laptop ASUS VivoBook 15 A516 yang mendukung pekerjaanku. Aku tidak lagi diteriaki dengan deadline. Selain itu aku bisa ikut zoom meeting dan menghirup aroma kopi dengan tenang saat nongkrong cantik bersama para temanku.

Kita semua sedang dihadapi dengan pandemi Covid-19. Laptop Asus VivoBook 15 A516 membantu untuk melawan pandemi tersebut. Bisa bekerja di rumah atau di luar tanpa menunggu lama karena Asus VivoBook 15 A516 sangat canggih dan tak lelet. Kita sama-sama berjuang. Begitu pula dengan aku yang juga berjuang. Laptop Asus VivoBook 15 A516 merupakan laptop impianku, Bigger Dream Wider Screen.

Jadi, bagaimana dengan kamu? Apakah yakin dengan kehebatan dan keunggulan dari laptop ASUS VivoBook 15 A516 ini juga?


Detail Spesifikasi





18 comments for "ASUS VivoBook 15 A516 Menjadi Solusi Permasalahanku"

  1. wisataranseldotcom@gmail.comJune 29, 2021 at 8:43 AM

    Auto masuk ransel ini.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harus masuk ransel karena Asus VivoBook 15 A516 ringan sekali.

      Delete
  2. tunggu bbrpa hari lagi otewe beli nih. mantap. ��

    ReplyDelete
  3. Replies
    1. Harus berhasil. Optimis. Sesuai dengan Bigger Dream, Wider Screen.

      Delete
  4. Wah laptop idaman banget ini ya, Fie...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kak... Layar lebar dengan spesifikasi yang unggul.

      Delete
  5. Udah launching kah Bang? Kok keren laptopnya, tipis....

    ReplyDelete
  6. Wah, jadi kepingin beli juga bg. .
    Karena masalah kita kurang lebih sama hahaha tos!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo bang... Sedih banget kalau sudah dihadapi masalah ini kan, bang..

      Delete
  7. smg cpat dapat laptop baru ya Fi. Yang ringan, g bikin ribet

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin... Harus dapat dan optimis, kak. Semangat...

      Delete
  8. Optimis menang, Aamiin..
    Btw kak ternyata Asus VivoBook 15 A516 ini pun punya beberapa tipe spek dan harga ya..
    Disesuaikan dengan kebutuhan dan kantong kita. Aiiisssh awak pun pengen ini..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin... Semangat terus, kak untuk mimpi yang lebih besar punya laptop dengan layar lebih lebar. Apalagi laptop ini cocok dengan professi dan hobinya Alfie.

      Delete
  9. ekslusif sekali ya penampakan laptopnya..
    silver..
    mewah gituhhh...
    Harganya gada ya bang...
    apa kelewat ngebacanya aku...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sangat eksklusif, mewah, dan elegan kak. Harganya terjangkau kog, kak...

      Delete