Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kernas, Nugget Lokal Versi Natuna

Kernas, Nugget Lokal Versi Natuna www.bocahudik.com

Nugget
 merupakan makanan olahan dari daging yang dikenalkan dari Eropa. Kini nugget bisa ditemui sebagai produk lokal dari Kabupaten Natuna dengan nama kernas. Seperti apa nugget lokal versi pulau terluar di indonesia ini?

Saya sangat beruntung bisa menjelajahi Kabupaten Natuna. Selain alamnya yang sangat indah, ternyata ada kuliner khas Kabupaten Natuna.

Kabupaten Natuna memiliki beberapa makanan ringan atau cemilan renyah. Salah satunya, kernas. Cemilan ini dikenal sebagai nugget Natuna dan menjadi teman asik dibawa untuk jalan-jalan.


Kernas atau kasam, demikian warga setempat menyebutnya, bukan terbuat dari ayam seperti kebanyakan nugget. Kernas terbuat dari ikan tuna atau ikan tongkol yang sudah di fillet. Bahan utama kernas lainnya adalah sagu butir atau sagu lemak.

Sagu butir banyak dijual di pasar dan juga dikonsumsi masyarakat Natuna untuk beberapa jenis makanan termasuk Kernas. Konon, Kecamatan Bunguran Timur Laut merupakan daerah penghasil terbesar sagu butir dari beberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Natuna.

Waktu itu, saya berkunjung ke kediaman Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda. Ketika berbincang dengan beliau, saya meminta agar melihat proses pembuatan kernas di rumahnya tersebut.

"Hari sabtu aja ya. Tunggu adik saya yang buat," ujarnya.

Singkat cerita, saya pun kembali ke rumah Wakil Bupati Natuna. Kemudian, saya bertemu dengan adiknya, Cik Milah. Dia ternyata memang jago membuat kernas. Keahliannya tersebut bisa dilihat dengan banyaknya orderan pecinta kernas.

Cik Milah menyediakan bumbu dan bahannya ke teras rumah. Di teras tersebut, kami mengolah makanan khas Natuna tersebut.

Cara pembuatannya pun tidak terlalu sulit. Cabai dan lada hitam atau merica dimasukkan ke dalam cobek. Kemudian digiling sampai halus. Setelah itu masukkan ikan tongkol yang sudah di fillet dan tumbuk sampai merata.

Setelah itu campur adonan dengan santan dan sagu butir. Aduk hingga merata dan diamkan beberapa saat. Sebelum digoreng, cetak adonan kernas menjadi bulat pipih. Kemudian langsung digoreng.

Kernas, Nugget Lokal Versi Natuna www.bocahudik.com


Lamanya waktu menggoreng sekitar 10 menit. Atau jika terlihat sudah cokelat, angkat saja masakannya. Jangan terlalu gosong. Khawatir bisa pahit.

"Kami suka banyak lada hitam. Terasa hangat di tengorokan," kata Cik Milah.

Memang saat mencicipi kernas, rasanya terasa hangat di tenggorokan saya. Rasa lada hitam yang hangat di tenggorokan, dianggap baik untuk kesehatan.

Bentuk dari kernas ini berkeping dan terlihat ada buliran sagu dipermukaan maupun di dalam makanannya. Cemilan ini akan asyik dimakan saat panas-panas dan dicocol saus rasa segar dan pedas.

Bersama keluarga, kernas disandingkan dengan teh atau kopi. Saat disantap, kernas terasa kriuk-kriuk di mulut. Gurihnya ikan tongkol terasa sangat nikmat.

Post a Comment for "Kernas, Nugget Lokal Versi Natuna"