KMP Wira Loewisa dan Cerita Baru Perjalanan Batam-Riau

KMP Wira Loewisa di Pelabuhan Telaga Punggur Batam

Saya percaya bahwa pelabuhan selalu menyimpan cerita yang tak pernah sama. Setiap wajah yang menunggu kapal menjelaskan tujuan, kegelisahan, dan harapan masing-masing.

Selain itu, perjalanan laut selama ini mengajarkan saya tentang arti kesabaran. Antrean panjang dan keterbatasan armada sering kali menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan.

Salah satunya perjalanan laut Batam-Riau. Rute itu hanya bisa ditempuh dengan beberapa armada.

Namun Januari 2026, kehadiran KMP Wira Loewisa seperti membuka lembaran baru bagi penumpang setia rute ini. KMP Wira Loewisa kini melayani rute Pelabuhan Telaga Punggur menuju Pelabuhan Mengkapan.

Selama Januari, kapal ini berangkat dari Batam setiap tanggal genap pukul 14.00 WIB. Sedangkan dari Riau atau Mengkapan setiap tanggal ganjil di Januari ini.

Kelas Ekonomi Duduk di KMP Wira Loewisa 

Kehadiran KMP Wira Loewisa bukan keputusan yang lahir begitu saja. Lonjakan penumpang pada momen tahun baru, lebaran, dan libur sekolah menjadi alasan kuat penambahan armada.

Dengan kapasitas hingga 450 penumpang, suasana kapal terasa lebih lapang. Kapal ini juga mampu mengangkut hingga 40 kendaraan campuran sesuai izin operasional.

Kendaraan di KMP Wira Loewisa 

Sementara secara teknis, dek kapal dapat menampung hingga 70 kendaraan kecil. Angka itu memberi rasa tenang bagi penumpang yang membawa kendaraan pribadi.

KMP Wira Loewisa dioperasikan oleh PT Wirajaya Logitama Lines dengan ukuran 1.581 Gross Tonnage. Dari dermaga, bodinya terlihat kokoh dan meyakinkan.

Memasuki kapal, suasana perjalanan terasa berbeda. Pilihan kelas dari ekonomi duduk hingga VIP dengan kamar berisi empat tempat tidur memberi keleluasaan bagi penumpang.

Kamar di KMP Wira Loewisa 

Seluruh ruangan berpendingin udara sehingga perjalanan terasa lebih nyaman. Kantin, musholla, ruang menyusui, dan ruang kesehatan hadir sebagai fasilitas pendukung.

Soal tiket, tidak ada kejutan harga yang membuat penumpang khawatir. Tarif pejalan kaki tetap Rp134.200 per orang, sama seperti KMP Lome dan tercantum di aplikasi Ferizy.

Bagi yang ingin kenyamanan lebih, tersedia layanan tempat tidur VIP. Penumpang dapat menambah biaya Rp200 ribu per orang di atas kapal langsung.

Untuk perjalanan bersama keluarga, tersedia kamar khusus dengan empat tempat tidur. Tarif kamar ini sebesar Rp700 ribu untuk satu kamar.

Kamar VIP di KMP Wira Loewisa 

Lebih dari sekadar tambahan armada, KMP Wira Loewisa membawa harapan baru. Antrean yang lebih manusiawi dan peluang berangkat yang lebih besar, kini terasa nyata.

Keselamatan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan ini. KMP Wira Loewisa dilengkapi life jacket, sekoci, dan berbagai peralatan keselamatan lainnya.

Sebanyak 21 Anak Buah Kapal, termasuk nahkoda, bekerja menjaga keselamatan penumpang. Awak kapal tak hanya bertugas, tetapi juga berjaga.

Ruang Kesehatan di KMP Wira Loewisa 

Patroli dilakukan setiap jam dan didukung sistem CCTV yang memantau setiap sudut kapal. Sebelum tali kapal dilepas, nahkoda lebih dulu membaca cuaca dan laut.

Kecepatan serta navigasi akan disesuaikan agar perjalanan tetap aman. Seluruh pelayaran berada di bawah pengawasan KSOP.

Pada akhirnya, perjalanan ini juga mengajarkan saya tentang saling menjaga. Mematuhi aturan di kapal adalah cara paling sederhana untuk sampai tujuan dengan selamat.

Dek Atas KMP Wira Loewisa 

No comments